Skip to main content

REFLEKSI

Berikut refleksi dari masing - masing anggota dari awal kegiatan penanaman pohon hingga akhir kegiatan penanaman pohon di Balai Warga Regency Melati Mas blok C.

  • Marcelina Tifanny: Kesan saya ketika awal survei lokasi penanaman pohon adalah lokasi yang dituju memiliki lahan yang memadai untuk ditananami tumbuhan dan lokasi yang dituju memang memerlukan penghijauan meskipun hanya bisa diluar balai saja karena tanah yang berada didalam balai ternyata tidak dapat menjadi lahan yang tepat untuk ditanami pohon. Awalnya saya dan kelompok saya cukup bingung dan kesulitan dalam menggali tanah karena tanah yang keras dan cuaca yang panas, namun setelah berjam-jam mencoba akhirnya kami dapat menanam pohon - pohon yang telah kami bawa untuk ditanam di balai warga. Kegiatan ini cukup melelahkan namun seru dan menyenangkan karena saya mendapatkan pengalaman baru. Pesan saya adalah semoga setiap orang peduli terhadap lingkungannya dan jika ada lahan kosong yang dapat ditanami tumbuhan sebaiknya dilakukan untuk mendukung “Go Green” atau penghijauan lingkungan, agar dapat mengurangi hal hal yang dapat memperburuk kondisi bumi kita ini. 
  • Monica Khoe: Jujur saja, menanam pohon merupakan hal yang baru bagi saya. Semuanya begitu menantang ditambah lagi dengan lokasi penanaman pohon yang jaraknya cukup jauh dari rumah dan kampus sehingga membutuhkan sedikit perjuangan dan pengorbanan lagi. Awalnya saya merasa dari ketiga pilihan yang tersedia untuk kegiatan ini, menanam pohon merupakan kegiatan yang paling mudah. Namun pada saat pertemuan kedua dimana kelompok kami melakukan penanaman pohon, pandangan saya langsung berubah seakan-akan ingin menarik kembali kata-kata saya yang menganggap remeh masalah ini dan semuanya terasa begitu sulit. Banyak sekali kendala dan masalah yang kami hadapi. Namun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman ditambah lagi dengan kerja sama yang baik dari kelompok kami, akhirnya seluruh rangkaian dapat berjalan dengan lancar. Menurut saya, semua upaya memperbaiki ‘sesuatu’ yang telah rusak atau tercemar bukanlah hal yang mudah. Namun apabila kita mampu melihat jauh ke depan dan fokus pada tujuan utama kita (dalam hal ini ingin memperbaiki lingkungan yang telah tercemar kembali menjadi lingkungan yang asri dan ‘hijau’), kita pasti bisa melakukannya hingga akhir. 
  • Yen Yen Natalia: Menurut saya, kegiatan menanam pohon ini merupakan pengalaman yang baru bagi saya. Selama ini saya belum pernah menanam pohon dan karena mata kuliah CB Kewarganegaraan, saya akhirnya mendapat kesempatan menanam pohon. Ada tiga pilihan kegiatan yaitu menanam pohon, daur ulang dan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Kelompok kami memilih menanam pohon karena dirasa paling mudah. Setelah dilakukan, ternyata menanam pohon cukup sulit. Menanam satu pohon saja butuh tenaga yang banyak, ditambah dengan tanahnya yang agak keras sehingga kami harus mencangkulnya lebih keras. Namun dari kegiatan ini saya mendapat beberapa pengelaman menyenangkan bersama teman-teman sekelompok saya. Saya setuju dengan kegiatan menanam pohon ini karena sekarang ini banyak masyarakat yang kurang peduli dengan lingkungan. Kita sebagai generasi muda dapat memberi contoh ke teman-teman satu generasi kita maupun generasi lain untuk lebih peduli dengan lingkungan. Tidak butuh melakukan sesuatu yang besar, cukup menanam pohon di rumah atau lingkungan rumah dan merawatnya.
  • Hansen Mulia: Kegiatan menanam pohon menurut saya merupakan pengalaman baru yang sangat berharga bagi saya. Terlebih lagi ketika kami menanam pohon di daerah yang tidak rindang. Pada awalnya saya melihat bahwa ini hanyalah suatu kegiatan yang saya lakukan untuk mendapatkan nilai CB semata. Tetapi setelah hari pertama dan merasakan lelahnya menanam pohon, saya baru menyadari kalau ternyata kegiatan menanam pohon ini memiliki manfaat yang sangat banyak buat lingkungan sekitar dan bahkan saya sendiri. Dengan melakukan kegiatan ini, saya dapat menyadari betapa lelahnya seorang petugas kebun di suatu daerah dengan tugasnya yang harus merawat setiap tanaman yang ada. Saya sangat mendukung kegiatan ini. Harapan saya adalah kita sebagai mahasiswa dan generasi muda harus lebih peka terhadap lingkungan sekitar kita dan dapat memberikan dampak positif dimanapun kita berada.
  • Wilson : Kegiatan menanam pohon adalah suatu pengalaman yang berharga bagi saya. Karena sebelumnya saya belum pernah menanam pohon. Saya mendukung kegiatan ini, Dalam memperbaiki lingkungan yang tercemar dan melakukan penghijauan “go-green” di area perkotaan. Kelompok kami melakukan penanaman pohon di balai warga walaupun kelompok kami sedikit mengalami kesulitan dalam menanam pohon tapi masalah tersebut dapat teratasi karena kerjasama yang baik dalam kelompok. Selama 5 pertemuan kelompok kami sangat menikmati kegiatan mulai dari survei tempat, menanam pohon, memberi pupuk tanaman, menyiram pohon dan merawat tanaman. 
  • Steven : Tidak pernah terpikir bahwa suatu saat nanti saya akan menanam pohon sendiri. Kegiatan menanam pohon ini menurut saya sangatlah positif, selain merupakan upaya untuk memulihkan kondisi lingkungan hijau, kegiatan ini juga memberikan pengalaman untuk generasi milenial. Mulai dari mencangkul, menanam, memberikan pupuk hingga menyiram mungkin terdengar mudah tapi kenyataanya terdapat kesulitan tersediri bagi kami sebagai penanam yang awam. Namun saya berpendapat bahwa kegiatan tersebut yang membuat kita semakin dekat dengan alam dan semakin peduli untuk merawat tanaman disekitar kita. 
  • Steven Yeremia: Penghijauan adalah salah satu hal yang sangat penting di zaman sekarang ini. Tanpa pohon-pohon hijau, lingkungan akan menjadi gersang dan dunia ini pun akan semakin panas akibat efek global warming. Oleh karena itu, kegiatan menanam pohon adalah hal yang sangat perlu dilakukan untuk mengurangi efek-efek yang ditimbulkan oleh global warming. Melalui mata kuliah character building kewarganegaraan yang diberikan oleh Binus university ini memberikan pengalaman berharga untuk saya untuk melestarikan lingkungan. Ini adalah pertama kalinya saya menanam pohon sendiri secara langsung dari proses awal mencangkul sampai memberi pupuk. Saya belajar bagaimana cara untuk menanam, merawat pohon dengan benar sehingga pohon tersebut dapat bertumbuh dengan subur dan memberikan banyak keuntungan bagi lingkungan sekitarnya. Hal ini sangat penting bagi kita semua karena dengan adanya kegiatan ini kita menjadi semakin peduli dengan kelestarian lingkungan sekitar dan tau bagaimana cara merawatnya.

Comments

Popular posts from this blog

Surat Izin Menanam Pohon

Berikut adalah lampiran surat izin menanam pohon kami di Balai Warga Regency Melati Mas blok C.

Video Kegiatan

Berikut video kegiatan dari awal kegiatan penanaman pohon hingga akhir kegiatan penanaman pohon di Balai Warga Regency Melati Mas blok C.

Laporan Kegiatan: Pertemuan 4

Kelas: LB24 Dosen: Hari Sriyanto S.Sos., M.M. (D2715) Hari, tanggal: Selasa, 31 Oktober 2017 Jam: 09.00 - 11.00 (120 Menit) Lokasi: Balai Warga Regency Melati Mas blok C Tim yang hadir: Marcelina Tifanny - 2001544190 Yen Yen Natalia - 2001540620 Hansen Mulia - 2001549185 Monica Khoe - 2001565485 Wilson - 2001571071 Steven - 2001575201 Steven Yeremia - 2001566992 Tim yang tidak hadir: - BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Lingkungan adalah tempat dimana seluruh makhluk hidup bertumbuh dan berkembang biak. Kondisi lingkungan sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup didalamnya sehingga kondisi yang baik dapat memberi pengaruh yang baik juga. Namun dewasa ini, kondisi lingkungan dunia sudah berada di titik kritis. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh banyak negara di dunia adalah pemanasan global. Pemanasan global yang terjadi diakibatkan oleh beberapa faktor, dan salah satu faktor utamanya adalah menurunnya area hutan dari masing - masing negara demi me...